Camel active Autumn/Winter 2012/2013
Pandangan Global
Camel active menjelajahi jalan tradisional dengan liku yang modern
Jakarta, Maret 2012 – Koleksi camel active Autumn/Winter 2012/13 terinspirasi dari daerah termasyur dengan segala perbedaan didalamnya, Himalaya. Perbedaan ini adalah akar kekuatan dibalik desain gaya, bahan, warna, dan grafis.
Berbicara soal bahan, camel active bergantung pada teknologi tinggi dan tradisi. Nilon dipadukan dengan Harris Tweed. Corduroy dan detil kulit adalah elemen utama dalam koleksi ini – dan tidak hanya untuk celana panjang dan kaos, hal tersebut juga dapat ditemukan dalam campuran bahan untuk sepatu dan tas. Jaket yang hangat dilengkapi dengan teddy lining dalam parka dan kulit domba pada jaket kulit yang menjamin fungsi dari jaket tersebut. Wol yang dipanaskan dengan suhu tinggi dimaksudkan untuk menciptakan rajutan yang ringan namun tebal. Pola Herringbone, flanel atau Donegals yang terbuat dari katun memberikan sentuhan vintage yang autentik pada celana panjang. Aksesoris seperti syal yang produktif, panjang, putih dan lembut, sementara sarung tangan akan menjaga kehangatan dengan menggunakan kulit domba. Ikat pinggang vintage yang dihias dengan inspirasi dari Himalaya, didesain timbul pada kulit dengan tampilan yang digunakan.
Perbedaan warna merupakan pola sempurna untuk paduan bahan tersebut. Warna cokelat menjadi kunci utama dari koleksi kali ini dan, dengan pengaruh warna merah dan hitam, membuatnya tampil lebih beragam dari sebelumnya. Seiring dengan corak netral yang ringan seperti krem, kapur dan rami, seluruh koleksi ini memiliki pola yang seimbang. Koleksi kali ini kemudian akan melibatkan warna biru, walaupun warna tersebut hanya memiliki sedikit pengaruh pada spektrum warna klasik dan lebih banyak bermain dengan tinta dan worker blue. Titik berat ditekankan pada warna labu musim gugur, bata, cassis dan gletser.
Parka merupakan pendamping yang sangat diperlukan pada Autumn/Winter 2012/13. Memberikan perlindungan dari suhu dingin dengan teddy lining, fungsional dengan bahan berteknologi tinggi dan modern berkat efek celup yang didinginkan, parka menjadi kunci dari koleksi musim ini. camel active juga menempatkan penekanan khusus pada mantel yang terinspirasi dari semangat penjelalah vintage. Dengan menggunakan wol dan detil dari jaket trendi, mantel tersebut memiliki sentuhan kasual. Dengan menggunakan corduroy sebagai campuran bahan, field jacket bertransformasi dan menjadi bagian harmonis dari seluruh koleksi. Koleksi baru yaitu jaket bergaya pea coat hadir dalam siluet yang lebih pendek. Dan dengan efek pemakaian kasualnya, camel active mengembangkan konsep produknya yang berbahan kulit. Dengan interpretasi jaket kulit domba yang baru dan bagian berbahan kulit yang kuat, jaket ini adalah padanan tepat yang tidak mungkin dilewatkan oleh pria berselera fashion.
Untuk menyesuaikan dengan jaket tersebut, camel active fokus pada efek lapis pada pullover dan kardigan. Rajutan kini hadir dengan moulines, blends, campuran benang rajut, efek wol pada strukturnya dan pola kabel. Pola Fair Isle digunakan melalui aplikasi efek inside-out dan dengan efek tenunan yang rusak. Dan sweats workmanship klasik bersinar dalam rajutan. Jahitan berbentuk segitiga disekeliling kerah dan bagian tepi yang khas untuk sweats juga dapat ditemukan dalam sweats rajutan di Autumn/Winter.
Sebagai tambahan, Jersey, Henleys dan sweats adalah yang terdepan dari seluruh koleksi dan sangat kontras dengan rajutan yang pendek dan tebal. Tepian yang terbuka, variasi hood inovatif serta detil yang halus seperti pola cetak rajutan tradisional dan teknik pencetakan yang modern akan membuatnya seperti layaknya kulit sendiri.
Dengan koleksi yang baru, camel active menempatkan penekanan yang lebih pada kemeja kerja – inspirasi untuk kemeja berwarna solid dalam denim, chambray, dan Oxford. Siluet yang berhasil terbentuk pada kemeja denim telah diolah kembali dan kini menjadi bagian harmonis dalam koleksi. Pengaruh dari inspirasi pakaian kerja dapat dilihat dari detil kulit tersendiri dan detil corduroy. Kombinasi dari teknik dan bahan yang tradisional dalan kemeja ini sangatlah penting. Desain dan pola bisa didapatkan diseluruh ukuran kemeja, tetapi hal tersebut tidak lagi menonjol dan memberikan kesempatan kepada kemeja denim dan warna solid untuk lebih ditampilkan.
Chinos terinspirasi dari pakaian kerja musim ini dan sangat diperlukan untuk tampilan down-to-earth dan maskulin. Aspek wol vintage sangatlah penting dan membuat chinos tahan dingin. Bagian kaki yang meruncing memberikan tampilan lebih muda pada koleksi celana panjang. Celana cargo yang lebih sempit mendapatkan peran penting dan menekankan pada pakaian kerja dari koleksi ini. Giliran denim yang datang dalam warna biru gelap. Berkat efek tua, tampilan vintage yang otentik dari camel active menjadi semakin kuat.
Dengan “Pandangan Global” koleksi Autumn/Winter 2012/13, camel active membuktikan bahwa kelancaran dalam liku-liku hanyalah hal kecil. Campuran dari teknik dan bahan tradisional kelas tinggi adalah karakteristik dari tampilan baru ini. camel active memberi kesan perbedaan yang berhasil disatukan.
Tentang camel active
camel active untuk pria yang menyukai tantangan urban dan luar.
camel active mempunyai lebih dari 11,000 toko retail di lebih dari 50 negara di seluruh dunia. Di Indonesia, camel active tersedia di semua departemen store terkemuka, seperti Sogo, Seibu, Debenhams, Centro, Sarinah, dan Star. Camel active telah membuka toko pakaian kedua di Surabaya Tunujgan Plaza 3 pada akhir Februari. Para penggemar camel active dapat segera memperoleh koleksi terbaru Spring/Summer 2012 di toko tersebut.






















