Kerusuhan London Menggugah Hati para Musisi Indie London

Redaksi August 10, 2011 0

LONDON, UK – Kerusuhan yang terjadi sejak sabtu (6/8/11) lalu rupanya masih berlangsung hingga selasa kemarin (9/8/11).

Kerusuhan yang menghancurkan banyak sara publik di London itu menelan banyak korban, salah satunya Mark Duggan yang tewas dalam sebuah taksi akibat ditembak anggota kepolisian, kejadian ini memancing para musisi untuk bersuara.

Salah seorang personel Franz Ferdinand dan Example, bersuara melalu twitter dan membuat hastag #LondonRiot atau #LondonRiots. “Saya akan pergi ke lokasi kerusuhan untuk membagikan makanan”, seperti yang di kutip oleh NME.

Alex Kapranos menuliskan sesuatu yang lebih keras. Vokalis Franz Ferdinand itu mempertanyakan keberadaan Perdana Menteri Inggris, David Cameron, ketika kerusuhan dan penjarahan semakin meluas. “Where the fuck are the Bullingdon boys? What’s wrong you cunts? Apakah kalian baru akan menyudahi liburan ketika Fortnum dan Mason sudah dijarah?” tulisnya.

Sementara itu Example menuliskan frustasinya yang dibumbui humor. “Semua [restoran] Nandos kebakaran? Ada chicken wing yang gosong. Tolong tarik semua tentara dari Afghanistan dan hentikan semua omong kosong ini sekarang,” kecamnya.

Namun, bukan hanya musisi internasional saja yang menunjukkan kepeduliannya pada tragedi tersebut. Arian 13, vokalis Seringai pun sempat berkomentar dengan menyoroti kemiskinan yang melanda Tottenham sebagai latar belakang terjadinya kerusuhan tersebut. “Emang pada dasarnya anak muda miskin di jalanan. Kematian [Mark] Duggan hanya pemicu. *sigh*,” tulis Arian.

Kematian Mark Duggan, 29 tahun, itu memang disebut-sebut sebagai pemicu kemarahan warga Tottenham. Ratusan massa menumpahkan amarah dengan membakar mobil, menjarah toko dan melempari bangunan-bangunan di jalanan Tottenham dengan batu.

Leave A Response »